Monday, February 14, 2011

Salam Maulidur Rasul

Assalamualaikum....Salam Maulidur Rasul....



Marilah kita berusaha bersama-sama menghidupkan semula sunnah baginda supaya kita semua memperoleh syafaat daripada Rasulullah S.A.W....insya-Allah...

Sebagai umat Muhammad, kita seharusnya mempunyai perasaan kasih sayang terhadap baginda dan menjadikan baginda sebagai role model dalam kehidupan.

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingati Allah.”
(al-Ahzab: 21)


Mungkin ramai yang sudah tahu akan latar belakang dan kisah-kisah terunggul Rasulullah. Namun, masih ramai lagi umat Islam terutamanya muda-mudi yang masih tidak mengenali kewibawaan dan keindahan akhlak baginda...

Nama : Muhammad Bin Abdullah Bin Abdul Muthalib
Keturunan : Bani Hasyim
Tarikh Lahir : Isnin, 12 Rabiulawal (20 April 571 M) di Mekah al-Mukarramah
Bapa : Abdullah Bin Abdul Muthalib (meninggal dunia ketika baginda masih dalam kandungan)
Ibu : Aminah Binti Wahab


Nama-Nama Panggilan Nabi Muhammad Dalam Al-Quran
  1. Basyir
  2. Nazir
  3. Siraj Munir
  4. Rauf
  5. Rahim
  6. Rahmatan lil alamin
  7. Muhammad
  8. Ahmad
  9. Taha
  10. Yasin
  11. Al-Muzammil (yang berselimut)
  12. Al-muddaththir
  13. Abdullah
  14. Al-Nazirul Mubin
  15. Al-Muzakkir


the-blessed-shirt-of-prophet-muhammad-saw
Baju Rasulullah

the-blessed-foot-print-of-rasool-allah-saw
Dipercayai jejak kaki Rasulullah


MUKJIZAT-MUKJIZAT RASULULLAH

Masa Kecil Muhammad
  1. Aminah binti Wahab, ibu Muhammad pada saat mengandung Muhammad tidak pernah merasa lelah seperti wanita pada umumnya.
  2.  Saat melahirkan Muhammad, Aminah binti Wahab tidak merasa sakit seperti wanita sewajarnya.
  3. Muhammad dilahirkan dalam keadaan sudah berkhitan.
  4. Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
  5. Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susuan Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya. Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad karena yatim. Namun, karena alasan ia tidak ingin dicemooh Bani Sa’d, ia menerima Muhammad. Selama dengan Halimah, Muhammad hidup nomaden bersama Bani Sa’d di gurun Arab selama empat tahun.
  6. Abdul Muthalib, kakek Muhammad menuturkan bahwa berhala yang ada di Ka’bah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud saat kelahiran Muhammad. Ia juga menuturkan bahwa ia mendengar dinding Ka’bah berbicara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”
  7. Dikisahkan saat Muhammad berusia empat tahun, ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi di ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badui. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah. Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran detai bahwa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengelurkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju.” Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad diisra’kan ke Yerusalem lalu ke Sidratul Muntaha dari Mekkah.
  8. Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai tampak setelah ibu dan kakeknya meninggal. Dikisahkan bahwa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa lelah dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut.
  9. Pendeta Bahira menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah Bushra dari perjalannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah “stempel kenabian” (tanda kenabian) di kulit punggungnya.
  10. Mukjizat lain adalah Muhammad pernah memperpendek perjalanan. Kisah ini terjadi saat pulang dari Syiria. Muhammad diperintahkan Maisarah membawakan suratnya kepada Khadijah saat perjalanan masih 7 hari dari Mekkah. Namun, Muhammad sudah sampai di rumah Khadijah tidak sampai satu hari. Dalam kitab as-Sab’iyyatun fi Mawadhil Bariyyat, Allah memerintahkan pada malaikat Jibril, Mikail, dan mendung untuk membantu Muhammad. Jibril diperintahkan untuk melipat tanah yang dilalui unta Muhammad dan menjaga sisi kanannya sedangkan Mikail diperintahkan menjaga di sisi kirinya dan mendung diperintahkan menaungi Muhammad.
Kharisma
  1. Tatapan mata yang menggetarkan Ghaurats bin Harits, yaitu seorang musuh yang sedang menghunus pedang kearah leher Muhammad.
  2. Menjadikan tangan Abu Jahal kaku.
  3. Jin yang bernama Muhayr bin Habbar membantu dakwah Muhammad, kemudian jin itu diganti namanya menjadi Abdullah bin Abhar.
Menghilang Dan Menidurkan Musuh
  1. Menghilang saat akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan.
  2. Menghilang saat akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, bibi Muhammad ketika ia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.
  3. Menghilang saat akan dibunuh Abu Jahal dimana saat itu ia sedang shalat.
  4. Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang berencana membunuhnya dengan taburan pasir.
Binatang, Tumbuhan, Alam Dan Benda Mati
  1. Seekor srigala berbicara kepada Muhammad.
  2. Berbicara dengan unta yang lari dari pemiliknya yang menyebabkan masyarakatnya meninggalkan shalat Isya’.
  3. Berbicara dengan unta pembawa hadiah raja Habib bin Malik untuk membuktikan bahwa hadiah tersebut bukan untuk Abu Jahal melainkan untuk Muhammad.
  4. Mengusap kantung susu seekor kambing untuk mengeluarkan susunya yang telah habis.
  5. Dua Sahabat Nabi saw dibimbing oleh cahaya.
  6. Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
  7. Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
  8. Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad.
  9. Pohon menjadi saksi dan dibuat berbicara kepada Muhammad.
  10. Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad.
  11. Mendatangkan hujan dan meredakan banjir saat musim kemarau tahun 6 Hijriah di Madinah yang saat itu mengalami kekeringan.
  12. Berbicara dengan gunung untuk mengelurkan air bagi Uqa’il bin Abi Thalib yang kehausan.
  13. Berbicara dengan gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
  14. Merubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di gunung Abi Qubaisy.
  15. Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.
  16. Tubuh Muhammad memancarkan petir ketika hendak di bunuh oleh Syaibah bin ‘Utsman pda Perang Hunain.
Makanan Dan Minuman
  1. Makanan yang di makan oleh Muhammad mengagungkan Nama Allah.
  2. Makanan sedikit yang bisa dimakan sebanyak 800 orang pada Perang Khandaq.
  3. Roti sedikit cukup untuk orang banyak.
  4. Sepotong hati kambing cukup untuk 130 orang.
  5. Makanan yang dimakan tidak berkurang justru bertambah tiga kali lipat.
  6. Menjadikan beras merah sebanyak setengah kwintal yang diberikan kepada orang Badui Arab tetap utuh tidak berkurang selama berhari-hari.
  7. Menjadikan minyak samin Ummu Malik tetap utuh tidak berkurang walau telah diberikan kepada Muhammad.
  8. Air memancar dari sela-sela jari. Kemudian air itu untuk berwudhu 300 orang sahabat hanya dengan semangkuk air.
  9. Susu dan kencing unta bisa menyembuhkan penyakit atas ijin Allah.
Mendo’akan Dan Menyembuhkan
  1. Menyembuhkan betis Ibnu Al-Hakam yang terputus pada Perang Badar, kemudian Muhammad meniupnya, lalu sembuh seketika tanpa meresakan sakit sedikit pun.
  2. Mata Qatadah terluka pada Perang Uhud, sehingga jatuh dari kelopaknya, kemudian oleh Muhammad mata tersebut dimasukkan kembali dan menjadi lebih indah dari sebelumnya.
  3. Mendo’akan untuk menumbuhkan gigi salah seorang sahabatnya bernama Sabiqah yang rontok sewaktu perang.
  4. Mendo’akan Anas bin Malik dengan banyak harta dan anak.
  5. Menyembuhkan daya ingat Abu Hurayrah yang pelupa.
  6. Menyembuhkan penyakit mata Ali bin Abi Thalib saat pemilihan pembawa bendera pemimpin dalam perang Khaibar.
  7. Menyembuhkan luka gigitan ular yang diderita Abu Bakar dengan ludahnya saat bersembunyi di Gua Tsur dari pengejaran penduduk Mekah.
  8. Menyembuhkan tangan wanita yang lumpuh dengan tongkatnya.
  9. Menyambung tangan Badui yang putus yang dipotongnya sendiri setelah menampar Muhammad.
  10. Mendoakan supaya Kerajaan Kisra hancur, kemudian do’a tersebut dikabulkan.
  11. Mendoakan Ibnu Abbas menjadi orang yang faqih dalam agama Islam.
Hal Ghaib Dan Ramalan
  1. Mengetahui siksa kubur dua orang dalam makam yang dilewatinya karena dua orang tersebut selalu shalat dalam keadaan kotor karena kencingnya selalu mengenai pakaian shalat.
  2. Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
  3. Meramalkan seorang istrinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan disekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada saat Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.
  4. Meramalkan istrinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad.
  5. Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi “bapak para khalifah” yang terbukti pada keturunah Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyah selama 500 tahun.
  6. Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
Mukjizat Terbesar
  1. Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Mekkah.
  2. Isra ke Masjidil Aqsa dari Masjidil Haram lalu Mi’raj ke Sidratul Muntaha dari Baitul Maqdis tidak sampai satu malam pada tanggal 27 Rajab tahun 11 Hijriah.
  3. Menerima Al-Qur’an sebagai Firman Tuhan terakhir padahal ia seorang yang buta huruf.

Semoga kita semua memperoleh syafaat baginda di akhirat nanti....Salam Maulidur Rasul....










Saturday, February 12, 2011

Haram Menyambut Hari Kekasih

Assalamualaikum...

Tinggal beberapa hari lagi akan tiba Hari Kekasih (Valentine Day)... menyebabkan saya terpanggil untuk berkongsi di blog ini...Semoga ilmu dan info ini disebar-sebarkan supaya saudara-saudara Muslim dan Muslimah kita tidak meraikan Hari Kekasih yang jelas-jelas DIHARAMKAN syara'!!! 



Valentine’s day atau lebih dikenali dengan.Hari Kekasih adalah khas untuk penganut agama Kristian untuk mengenang Paderi Valentine yang telah menulis surat cinta sebelum beliau dihukum mati di Penjara Rome suatu ketika dahulu.

Terdapat banyak sejarah sempena dengan Hari Valentine ini.. Tak perlu saya ceritakan sejarahnya di sini kerana semuanya adalah berkaitan dengan Agama Kristian.. Kalau anda nak membaca sejarahnya, boleh rujuk SINI.

Apa yang penting ialah biarlah ianya disambut oleh mereka yang beragama Kristian sahaja...

*Jangan lupa share

Maher Zain- Insya-Allah (versi Melayu)


Menutup Aurat Bagi Muslimah

Assalamulaikum...

Hari ini Muslimboyzzz sebagai seorang lelaki ingin berkongsi mengenai panduan-panduan menutup aurat bagi muslimah. Sejak akhir-akhir ni, pelbagai fesyen muslimah muncul mengikut peredaran zaman dan hampir kebanyakannya tidak menepati garis panduan menutup aurat yang telah ditetapkan syariat....

Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min semua hendaklah mereka melabuhkan jilbab-jilbab mereka atas (muka-muka) mereka. Yang demikian itu lebih memastikan mereka agar dikenali (sebagai wanita Islam) supaya mereka tidak diganggu." (al-Ahzab: 59)

Kesalahan2 dalam gaya pemakaian seorang muslimah
Garis panduan menutup aurat bagi Muslimah
KESILAPAN KERAP WANITA TENTANG AURAT

KESALAHAN PERTAMA : Aurat itu adalah memakai tudung sahaja.

KESALAHAN KEDUA : Bertudung tetapi ber‘T-Shirt' berlengan pendek.

KESALAHAN KETIGA : Bertudung tetapi baju kebarungnya terbelah kainnya.

KESALAHAN KEEMPAT : Bertudung tetapi bajunya sendat, sempit dan nipis lalu memaparkan bentuk kawasan-kawasan mudah ‘menggoda'.

KESALAHAN KELIMA : Bertudung tetapi amat longgar dan menayangkan jambul dan hujung rambutnya.

KESALAHAN KEENAM : Bertudung tetapi hanya memakainya di pejabat sahaja. Tidak di sekitar rumah, pasaraya dan sebagainya.

KESALAHAN KETUJUH : Bertudung tetapi tudungnya dilempar ke belakang leher, maka terdedahlah dadanya dari ditutupi kain tudung.

KESALAHAN KELAPAN : Bertudung tetapi dengan tudung yang amat nipis sehingga boleh diihat sanggul, leher, tengkuk dan dadanya.

KESALAHAN KESEMBILAN : Bertudung tetapi menaiki motor sambil menayangkan betis sepanjang jalan.



Sebahagian wanita menyangka bahawa tutup aurat tu adalah tutup rambut sahaja. Ia adalah tidak tepat sama sekali. Asasnya adalah dari firman Allah SWT: ertinya :

"Hendaknya mereka itu melabuhkan tudungnya sampai ke dadanya, dan JANGANLAH KAMU MENDEDAHAKN AURAT DAN PERHIASAN KAMU KECUALI APA YANG TERZAHIR."     (an-Nur: 31)

"Dan hendaknya mereka itu tidak menampak-nampakkan aurat dan perhiasannya kecuali terhadap suami atau ayahnya." (an-Nur: 31)

Dalam hadisnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Ada dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah saya lihat keduanya itu: (l) Kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka pakai buat memukul orang (penguasa yang kejam); (2) Perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung kepada perbuatan maksiat dan mencenderungkan orang lain kepada perbuatan maksiat, rambutnya sebesar punuk unta. Mereka ini tidak akan boleh masuk syurga, serta tidak dapat akan mencium bau syurga, padahal bau syurga itu tercium sejauh perjalanan demikian dan demikian." (Riwayat Muslim) 

TUJUAN TUNTUTAN MENUTUP AURAT

Berdasarkan dalil Al-Quran dan al-Hadith, amat jelas bahawa isu aurat bukanlah isu remeh dan cabang. Ia adalah termasuk dalam katergori hukum qati'e dan usul. Malah ia juga merupakan salah satu dosa utama yang amat diperjuangkan oleh Syaitan. Ini adalah kerana, dengan terbukanya aurat, maka ia boleh mencambahkan dosa-dosa lain seperti zina, mengandung anak luar nikah, bercerai suami isteri akibat curang, membunuh anak luar nikah, putusnya hubungan keluarga dan pelbagai lagi. Perihal Syaitan mensasarkan dosa 'buka aurat' ini sebagai dosa pilihan utamanya ada disebutkan dalam Al-Quran dari firman Allah ertinya :-

" Maka Syaitan membisikkan fikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya yang tertutup dari mereka iaitu auratnya .." Al-A'raf : 20)

Ringkasnya, antara tujuan utama diwajibkan umat Islam lelaki dan wanita untuk menutup aurat adalah :-

a) Perbezaan dengan binatang.
b) Agar kaum wanita tidak disakiti
c) Tanda atau seperti uniform kepada penganut agama Islam.
d) Tanda profesionalism dalam sistem pemakaian Islam.
e) Sebagai ujian bagi manusia untuk melihat tahap ketaatan mereka kepada Allah SWT.

Semoga saudari-saudari Muslimah sekalian dapat memelihara maruah dan peribadi sebagai Muslimah Solehah agar tidak menjadi bahan fitnah terutamanya dalam kalangan lelaki...

Thursday, February 3, 2011

Pelajar UIA Mimpi Berjumpa Rasulullah


Assalamualaikum...
Semoga dgn perkongsian kisah akan dapat memberi iktibar kepada kita semua..Insya-Allah

Bismillahirrahmanirrahim.....


Berkata Abu Salamah, “Telah berkata Abu Qatadah, Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud, sesiapa yang telah melihat daku dalam mimpinya, maka sesungguhnya dia telah melihat yang benar (al-Haqq). Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim.

Muhasabah: Mimpi pelajar UIA berjumpa Nabi Muhammad S.A.W

Luangkan masa kalian untuk membaca.. ambil peringatan dari Baginda Nabi sempena keputeraannya tahun ini.. tunjukkan kecintaan pada Rasulullah s.a.w…

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani. ..
Ya Allah..lancar jari ini menaipkan sebuah pengalaman yang amat berharga dari seorang insan yang dipilih Allah untuk berjumpa Nabi Muhammad s.a.w. melalui mimpi hari Khamis, 16 Rejab 1427H bersamaan 10 0gos 2006.

Yang dipilih oleh ayah beliau adalah Syamimi yg bermaksud ‘kesayanganku’ , jua gelaran Nabi pada puteri kesayangan Baginda, Fatimah. Ketika khilaf memilih Nama itu, ayah beliau mengharapkan mudah-mudahan suatu hari nanti anaknya akan menjadi salah seorang mutiara kesayangan Rasulullah s.a.w. Alhamdulillah, doanya makbul selepas 23 tahun kelahiran anak sulungnya daripada 8 adik-beradik.


Al-Quran 30 juzuk terpelihara kemas dalam hatinya. Beliau menghabiskan masa 3 tahun utk menghafal 30 juzuk Kalamullah ketika berada di negeri kelahirannya. Beliau hafal sendiri untuk memenuhi harapan ibu ayah yang mengharapkan ada dalam kalangan anak mereka menjadi seorang hafiz atau hafizah. Sebagai anak sulung, beliau mengambil tanggungjawab ini untuk menjadi contoh kepada adik-adik yang lain. Setiap hari beliau hafal 2 mukasurat Al-Quran dan tasmi’ dengan ustaz di sebelah rumahnya. Sekarang beliau pelajar tahun 4 jurusan Undang-Undang Syariah di universiti ini.
Akak ni memang diuji dengan sakit yang tak tahu apa punca sejak lebih setahun yang lalu. Sakitnya rasa seperti ditikam-tikam dengan pisau di bahagian belakang tubuhnya, tambahan pula kaki yang sakit di bahagian lutut sejak 8 tahun lalu tidak pernah sembuh. Pernah satu ketika, selepas makan, beliau muntah bersama segumpal rambut dari kerongkongnya.

Penderitaannya hanya Allah dan dia sendiri yang tahu. Sudah lama beliau tidak terdaya ke kelas kerana sakit itu membuatkan dia tidak dapat berdiri atau berjalan. Hilang selera makannya hingga badannya susut hampir 13 kg. Beliau hanya menggagahkan diri untuk pergi berwudhu’ 2 hingga 3 kali sehari. Wudhu’ itu dijaga sebaik mungkin untuk ibadah sepanjang hari.
 
Hari2 yang dilaluinya dipenuhi dengan membaca Al-Quran dan qiamullail sebagai pendinding daripada gangguan yang berterusan menyakiti diri. Diceritakan makhluk-makhluk halus itu akan mengganggunya terutama pada waktu sebelum Subuh, Zuhur dan Maghrib. Beliau telah banyak berubat di merata tempat, berjumpa doktor pakar, malah ulama’ yg faqih dalam ilmu perubatan islam serta akhir sekali bertemu sorang lecturer di sini. Tapi beliau hanya mampu bertahan. Pesan ustaznya, setiap kali beliau sakit, banyakkan baca Surah Al-Baqarah.


Pagi Khamis itu, beliau berniat untuk hadir kuliyah sebab sudah terlalu lama tidak mampu ke kelas. Beliau bangun kira-kira jam 4.30 pagi untuk solat. Berbekalkan sedikit kekuatan yang digagahkan, beliau ke bilik air untuk berwudhu’ dengan memapah dinding dan segala apa yang mampu membantu beliau untuk berdiri. Habis berwudhu’, beliau jatuh tersungkur, rasa seperti ada yang menolak keras dari belakang. Tika itu beliau sudah tidak mampu berdiri, justeru beliau merangkak ke bilik. Sampai saja di bilik, beliau ketuk pintu dan rebah di depan bilik tersebut. Disebabkan sakit yang mungkin dah tak tertanggung, dengan spontan beliau niatkan, “Ya Allah, kiranya mati itu baik untukku, aku redha, tapi kiranya Engkau ingin aku terus hidup, aku ingin dengar kata-kata semangat daripada Rasulullah s.a.w. sendiri..”

Kemudian beliau pengsan. Sahabat2 sebilik mengangkat beliau ke dalam biliknya dan di baringkan di sana . Waktu itu, sahabat-sahabatnya telah pun ‘forward message’ pada rakan-rakan yang lain agar dibacakan surah Yasin kerana beliau nampak sudah nazak. Malah mereka telah sedia dengan nombor telefon ahli keluarganya untuk dihubungi kiranya ada apa-apa berlaku dengan izin Allah. Kira-kira jam 11 pagi itulah, ketika tertidur dengan tenang dalam waktu qoilullah, beliau bermimpi. Beliau sedang terbaring dalam keadaan memakai telekung dengan tangannya diqiam seperti dalam solat di suatu tempat asing yang sangat cantik. Beliau terbaring di sebelah mimbar dan kelihatan banyak tiang di sekitarnya.

Tiba-tiba datang seorang Hamba Allah dengan wajah yang bercahaya dari arah depan dan berdiri hampir sekali, kira-kira 2 meter dari beliau. Wajahnya SubhanaLlah…Indah sekali, tak dapat nak digambarkan. Beliau tertanya-tanya, siapakah orang ini? Cantik sekali kejadiannya dan hati beliau rasa sangat tenang dengan hanya melihat wajahnya. Dirasakan seluruh kesengsaraan yang ditanggung selama ini lenyap begitu sahaja. Kemudian, Hamba Allah itu mengatakan, Assalamu’alaikum, ana Rasulullah.. ”


Subhanallah..Baginda Nabi rupanya! Nabi memakai jubah putih dan kain serban berwarna hijau di atas bahu baginda. Beliau nampak dengan jelas mata Baginda Nabi, janggut Baginda, rambut Baginda, kain serban di atas bahu Baginda dan tubuh Baginda. Kemudian Nabi katakan “Enti fil masjidi” (kamu sekarang berada di masjidku, Masjid Nabawi).. Allahuakbar!


Kemudian Baginda Nabi s.a.w. berkata: QalAllahuta’ ala;”InnaAllahama’ assobirin” (sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar). Ketika mendengar suara Nabi mengalunkan Kalamullah, terasa bergema suara merdu Nabi di seluruh alam. Sememangnya Baginda sebaik-baik kejadian dan diciptakan dengan penuh kesempurnaan. Nabi katakan (dalam lughahl arab, tapi diterjemahkan di sini) ; “Ya Syamimi, dengan berkat kesabaran enti, dengan sakit yang enti tanggung selama ini, dan dengan berkat Al-Quran yang enti pelihara di dalam hati, maka Allah bukakan hijab untuk enti nampak ana..”


Ketika Nabi menyebut Ya Syamimi, terlintas di hatinya “Ya Allah..Baginda kenal ummatnya!”. Ya Rasulullah.. . Ketika itu, beliau dapat merasakan baiknya Allah, memberikan nikmat yang begitu besar buat dirinya. Kemudian Nabi katakan lagi; “Sampaikan salamku buat sahabat2 seperjuangan Islam. InsyaAllah, kita semua akan berjumpa nanti..” Nabi s.a.w. kemudian melafazkan; “Ummati.. ummati..ummati. ..” dan beliau nampak jelas Nabi menangis saat itu. Beberapa titisan airmata Baginda yg suci mengalir untuk ummat Baginda! Kemudian Baginda Nabi melangkah pergi.


Beliau merintih, “Jangan pergi Ya Rasulullah.. ” tetapi Baginda tetap pergi. Subhanallah, walaupun kita tak pernah bersua dengan Nabi yg mulia, Baginda kenal dan sentiasa ingat akan ummatnya. Beliau sendiri tidak pasti, apakah Baginda menangis kerana rindu kepada ummatnya, atau mungkin saja baginda sedih dengan ummat akhir zaman ini? 
wallahua’lam...


Sedar daripada tidur yg amat indah pengisiannya itu, beliau masih dikelilingi oleh rakan-rakan yang turut terdengar rintihan beliau dalam tidurnya “Jangan pergi Ya Rasululah… ” Beliau kemudian menceritakan kepada para sahabat tentang mimpinya sekaligus menyampaikan salam Rasulullah buat ummat Baginda. Semua yang mendengar menangis lantaran rindu pada Nabi. Rasa malu pada Nabi kerana kita jarang-jarang ingat pada Baginda sedangkan kita amat terhutang budi padanya. Lebih-lebih lagi kita sedar bahawa hanya syafaat Bagindalah yang dikejar di akhirat kelak.


Ya Allah..ketika itu, tiada kata yang lebih tinggi daripada kalimah Alhamdulillah untuk di rafa’kan pada Allah atas ni’mat yang begitu besar yang Allah berikan pada dirinya. Rasa tak layak dirinya menerima anugerah dengan ujian yang hanya sedikit berbanding insan-insan yang lebih berat diuji oleh Allah. Kiranya ada kalimah pujian yang lebih tinggi dari Hamdalah, pasti akan beliau sebutkan buat Allah Yang Maha Kaya. Semuanya terangkum dalam Rahmat-Nya yang melimpah ruah. Rasa sakit masih menular di tubuhnya. Cuma kali ini dia bertekad tidak akan menangis lagi untuk kesakitan ini.


Usai solat Zuhur, rasa sakit yang ditanggung makin hebat. Tak pernah beliau merasakan sakit yang sebegitu rupa. Terasa panas seluruh badan dan seluruh tubuhnya rasa ditikam pada setiap penjuru. Kalau dulu, beliau akan menangis dalam menghadapi kesakitan, namun pada waktu itu beliau pujuk diri untuk tidak menangis. “Apa sangatlah sakit yang aku tanggung ini berbanding nikmat yang Allah telah bagi untuk melihat Baginda Nabi s.a.w..”


Kemudian beliau tidur. Beliau terus rasakan berada di tempat tinggi, tempat yang biasa hadir sepanjang beliau menerima gangguan. Beliau katakan “Ya Allah, apa lagi yang hendak Engkau berikan buat hambamu yang hina ini, rasa malu sangat dengan-Mu Ya Allah…” Kemudian dengan izin Allah, datang empat orang yang berpakaian serba hijau. Salah seorang daripadanya mengatakan; “Assalamu’alaikum Ya Syamimi..Rasulullah s.a.w. sampaikan Salam buatmu. Kami utusan Rasululah..Nahnu khulafa’ ar-rasyidin. Ana Abu Bakar, ini Ummar Al-Khattab, Uthman bin ‘affan dan Ali..” Subhanallah..Saidina Abu Bakar memperkenal dirinya dan ketiga2 sahabat yang mulia. Beliau nampak sendiri, Saidina Abu Bakar yang amat lembut perwatakannya, Saidina Ummar dengan wajah tegasnya, Saidina Uthman yang cantik sekali dan Saidina ‘Ali yang agak kecil orangnya.


Para Sahabat mengatakan; “Kami diutuskan oleh baginda Nabi untuk membantu enti..” Kemudian keempat-empat mereka membacakan ayat 102 surah Al-Baqarah yg bermaksud:
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi syaitan-syaitan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir pada manusia dan apa yang diturunkan pada 2 malaikat di negeri Babylon iaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan ’sesungguhnya kami hanyalah cubaan (bagimu) sebab itu janganlah kafir.’ Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan isterinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barang siapa membeli (menggunakan sihir) itu, nescaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu..”
Selesai membaca ayat itu, para sahabat Nabi menghembus pada makhluk-makhluk yang sedang mengganggu beliau dan mereka semua hancur terbakar.
Subhanallah..Waktu itu terus terasa seolah-olah tubuhnya yang sakit dahulu ditukarkan Allah s.w.t. dengan tubuh yang baru. Hilang segala kesakitan yang setahun lebih ditanggung beliau dengan sabar. Saidina Abu Bakar mengatakan;
“Inilah ganjaran besar dari Allah buat orang-orang yang sabar..”
Kemudian, para sahabat Nabi yg mulia pun pergi meninggalkannya.
Selesai mimpi indah yang kedua ini, beliau bangun dari tidur dan terus duduk. Rakan-rakan sebilik pelik, kenapa beliau dapat bangun dan duduk dengan mudah. Kemudian sahabatnya itu menyuruh beliau bangun berdiri dan Alhamdulillah..Dgn mudah beliau bangun berdiri dan berjalan di sekitar bilik. “Ya Allah, penyakit ana dah sembuh..” Semua sahabat yang ada di situ bergembira dan menangis. Kemudian beliau segera ke bilik air untuk berwudhu’. Dengan tubuh yang ‘baru’, beliau sujud syukur pada Allah s.w.t. “Ya Allah, kiranya diberi tempoh sujud 100 tahun pun belum dapat diriku menjadi hamba-Mu yang bersyukur atas nikmat yang telah Engkau berikan..”
Beliau berpesan pada kami;
“Adik-adik, wajarlah para sahabat Nabi yang mulia sanggup mati demi mempertahankan Baginda. Akak yang diberi rezeki melihat Nabi tak sampai pun 5 minit dah rasa tak sanggup berpisah dengannya. Kalau boleh, nak duduk saja dalam bilik untuk beribadah pada Allah dan mengenang wajah Nabi yang mulia. Tapi menyedari banyak lagi taklifan dan tanggungjawab kita atas muka bumi Allah ini, maka hidup mesti diteruskan. Sekarang ini hati akak tenang sangat..Kalau boleh, nak je akak pinjamkan hati ni walau hanya sesaat agar adik-adik dapat merasakan betapa beningnya hati ini. Tapi itu tak mungkin, kan. Mungkin ini bahagian akak, bahagian kalian? Hanya Pemiliknya Yang Maha Tahu. Akhir sekali akak ingin katakan, tak rugi kita bersabar…”
Keperibadiannya indah. Cerminan Al-Quran katanya ‘Aisyah ra.
Dari semua aspek kehidupan, diperagakannya hanyalah kesyumulan. Allah mengajar manusia berkehidupan di muka bumi ini melalui baginda. Menuruti sunnahnya adalah pahala. Kasih sayangnya tiada bertepi, dari yang kecil hingga yang tua, dari hamba hingga ke bangsawan, dari dulu sampai sekarang, hingga ke akhirnya.. Dialah peribadi unggul sepanjang zaman.
Mencintainya suatu kemuliaan…

Pernah suatu ketika Rasulullah berkumpul dalam satu majlis bersama para sahabat. Tiba-tiba bergenang air mata baginda s.a.w. Para sahabat gelosah melihat sesuatu yang tidaknmereka senangi di wajah Rasulullah s.a.w. Bila ditanya oleh Saidina Abu Bakar ra, baginda mengatakan bahawa terlalu merindui ikhwannya.. Saidina Abu Bakar sekali lagi bertanya Rasulullah saw, “bukankah kami ini ikhwanmu?” Rasulullah menjawab, “Tidak, kamu semua adalah sahabatku.. ikhwanku adalah umatku yang belum pernah melihat aku tetapi mereka beriman dan sangat mencintaiku. .. Aku sangat rindu bertemu dengan mereka..”

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (al-Ahzab:56)

(kisah ini dinukilkan oleh sahabat Syamimi hasil pengalaman benar yang telah dilalui..pernah disebarkan melalui e-mel & blog sebelum ini..)
Sesungguhnya, ana sangat bersyukur kerana dilahirkan didunia ini sebagai ummat nabi Muhammad S.A.W… Banyakkanlah berselawat dan mendengar zikir.. InsyaAllah kita semua akan mendapat syafaatnya di Akhirat kelak..wallahu’ alam..

Nota: Orang2 yang bijaksana itu mengambil i’tibar, justeru, ambillah pengajaran kisah ini.


Sekian..
Wallahua'lam

Wednesday, February 2, 2011

Demonstration in Egypt

Bilalah agaknya rakyat Malaysia mahu jadi seberani ini.....berani mempertahankan hak....




MARAH

MESIR
 شهاب1302 
 شهاب1316
شهاب1351
Seorang pelajar Universiti Al-Azhar yang juga warganegara Malaysia sedang bersiap-siap pulang....